Rabu, 03 Januari 2018

Wako Dorong Kerajinan Kbiang Ubi Jalar


Wako Dorong Kerajinan Kbiang Ubi Jalar

Menurut Desrita, bahan baku ubi jalar, selain diperoleh dari kebun yam barang sendiri, juga perlu diburu
Pariaman, Solok, Bukittinggi dan Tanahdatar. Generasi ubi jalar di daerah tersebut, belum cukupnya kebutuhan bahan baku
biskuit "Mari kita secara kolektif mendorong kita untuk membangun kembali kerajinan cabai Kubang, untuk meningkatkan ekonomi
Komunitas nagari ini, "kata Ali Yusuf. Selain menghasilkan kerupuk ubi jalar, Desrita juga membeli
produksi kerupuk ubi jalar dengan biaya bermacam-macam Rp10 juta per kilogram. Bersama dengan penjualan
Harga Rp 15 juta di Kota Padang, dikurangi biaya transportasi, Desrita mampu menyisihkan keuntungan. Walikota Sawahlunto, Ali
Yusuf saat melihat Desa Pasar Kubang mengatakan, dengan lingkungan Kubang membuat kerupuk Kubang bernyawa. "Mari kita lanjutkan ubi jalar
kerupuk, yang pernah sekali barang luar biasa di desa Kubang ini, "jelas Ali Yusuf. Saat ini, ibu empat anak
Anak-anak warga Desa Pasar Kubang, telah bertindak sebagai pengrajin pengrajin kerupuk Kubang karena 15 tahun yang lalu.
Bersama pasangannya Marlis, Desrita setiap hari memproduksi cracker yang dihasilkan dari ubi mentah. Jika dulu bahan baku ubi jalar
Bisa didapat dalam penciptaan taman masyarakat, sekarang mereka harus berburu ke daerah tetangga. Meski kekurangan bahan baku,
Pembuatan kerupuk Kubang buatan Kubang masih hidup. Desrita, gadis berusia 43 tahun itu masih bertahan sebagai pengrajin
semua mie manis Kubang Sawahlunto. Ayah tiga anak tersebut mengungkapkan, dari tahun 1997 sampai 1998, saat Sawahlunto dipimpin oleh
Subari Sukardi, Nagari Kubang menjadi Kubang ubi jalar karena produknya unggul. Desrita mengatakan, produksi
Kue ubi jalar masih menjamin nilai ekonomis. Selain pasar masih lazim, harga beli ubi jalar
Kubang tetap penting. Paling tidak harga industri mencapai Rp15 ribu per kilogram. "Dalam satu bulan pengiriman ke
Padang melibatkan satu sampai dua ton, tergantung dari sumber bahan baku dan pendapatan dari kerupuk lainnya, "kata Desrita kepada
Haluan, akhir pekan lalu. Padahal, di seputar bisnis kampung sekitar PT. Berarti Sugai Adiraya, Kubang ubi jalar cracker
barang dikirim ke pulau jawa. Pada saat itu, pengiriman pertama yang juga merupakan pengiriman sebelumnya, telah menjadi a
Harapan pengrajin Kubang kerupuk.Baca juga: contoh plakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar