Selasa, 17 Oktober 2017

Perajin Tidak Tersentuh Bantu, Kabupaten Magetan disalahkan Pemdes


Perajin Tidak Tersentuh Bantu, Kabupaten Magetan disalahkan Pemdes

Seperti yang dipahami, Kabupaten Magetan terkenal dengan kerajinan tangan dan kulitnya yang direkayasa. Seperti di tengah anyaman
Kerajinan bambu di Sendang Agung, hampir semua penghuni Desa Sendang Agung membuat caping untuk mendapatkan penghasilan dan direkayasa
Bambu menjadi besek. Karena kekurangan pembinaan, model yang dijahit tidak dapat mengikuti perkembangan pasar dan diproduksi oleh
penduduk desa statis Tapi selain menunggu penyerahan karena skenario ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Magetan juga
bermaksud mengunjungi daerah tersebut untuk mensurvei keberadaannya. Setelah menyalahkan pemdes, Ari Kuncoro mengungkapkan keterbukaannya terhadap Industri dan
Kantor Dagang Magetan untuk memudahkan pengrajin anyaman bambu di daerah Magetan untuk mencari pembinaan dan pelatihan agar bisa
itu bisa tumbuh. Jika sebuah entri atau sesuai dengan hasil survei jasanya menurutnya, pembinaan dan pelatihan bisa jadi
diberikan. Didirikan oleh Antara News Agency, Rabu (9/9/2015), para insinyur anyaman bambu belum tersentuh dengan bantuan
Pemerintah daerah jadi sulit berkembang. Menanggapi hal tersebut, Kepala Industri, Industri dan Perdagangan Magetan, Ari Kuncoro, menyatakan, tidak
Meski begitu, tolong bantu perajin anyaman karena sama sekali tidak ada proposal pelatihan di instansi desa terkait. Semoga,
Dengan bantuan pembinaan pemerintah daerah, kerajinan anyaman bambu di Magetan akan berkembang, bersaing, dan banyak pesanan. Itu
berdampak juga pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan para pengrajin. "Tidak adanya bantuan dari Kabupaten Magetan karena selama ini
tidak ada pengajuan dari perajin, "kata Ari Kuncoro kepada wartawan. MAGETAN - Pemerintah Kabupaten Magetan mengutuk tidak adanya
Pemdes di daerahnya bertentangan dengan pengrajin lokal sehingga mereka tidak pernah mendapat pertolongan. Di antaranya, Sendang Agung
Pemerintah Desa, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur yang menolak penyelenggara bambu lingkungan.Baca juga: map raport

Tidak ada komentar:

Posting Komentar